Budidaya Tanaman | Budidaya Tanaman Pangan | Budidaya Tanaman Buah | Budidaya Tanaman Hias| Budidaya Tanaman Obat I Budidaya Tanaman Hortikultura | Usaha Budidaya Tanaman

Rabu, 02 Juli 2014

Cara Budidaya Tanaman pala

Budidaya Tanaman Pala telah menjadi salah satu peluang usaha yang telah lama dikembangkan oleh masyarakat Indonesia. Pala atau yang dalam bahasa ilmiahnya memiliki nama (Myristica fragrans) merupakan salah satu tanaman rempah yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Pala sudah begitu terkenal dan banyak ci cari sejak jaman Romawi dan karena Pala serta rempah – rempah lainnyalah kemudian Belanda menjajah Indonesia untuk mendapatkan rempah – rempah yang saat itu sangat dibutuhkan di dunia barat baik sebagai penghangat, bumbu masak maupun untuk kepentingan medis. ( sumber : wikipedia)

Cara Budidaya Tanaman pala


Karena harganya yang tinggi sekitar Rp. 30.000/kg untuk pala basah, Rp. 80.000/kg untuk pala kering dan Rp. 180.000/kg,- untuk pala full kering, maka tidak heran dila kemudian banyak masyarakat yang mencoba mendulang rejeki dari budidaya tanaman pala. Tak hanya itu, salah satu olahan pala yaitu minyak atsiri memiliki harga yang sangat menggiurkan bagi para pembudidaya tanaman pala yaitu sekitar Rp. 900.000/ kg. Sementara itu, Indonesia merupakan negara penghasil pala terbesar di dunia dengan tidak kurang menghasilkan 60% pala dan olahanya dari seluruh kebutuhan pala dunia.

Tertarik? Mari kita berkenalan dengan jenis rempah yang satu ini.

  • Syarat Tumbuh

Untuk hasil terbaik, biasanya Pala akan sangat bagus jika ditanam dengan kondisi sebagai berikut :

· Iklim tropis dengan suhu udara sekitar 20°C-30°C

· Ketinggian tanah berada di kisaran 700 mdpl

· Kelembaban udara sekitar 50% - 80% dan curah hujan 2000mm/tahun – 3550 mm/tahun

· Lahan ideal untuk tanaman pala adalah tanah yang memiliki PH 5,5 – 7 dan akan sangat baik ditanam didaerah dekat gunung berapi yang memiliki tanah berjenis vulkanis, latosol, alluvial atau andosol. Hindari tanah becek karena tanaman pala peka terhadap tanah basah yang menyebabkan akar membusuk.

· Pencahayaan sempurna dengan lahan yang terbebas dari rerimbunan apapun. 

  • Persiapan dan pengolahan lahan

Persiapkan lahan dengan cara membersihkan dari berbagai tanaman liar serta gulma. Untuk menetralkan PH dapat ditabur dengan kapur dan tunggu hingga PH menjadi normal sesuai dengan PH yang ideal untuk tanaman pala. Setelah itu anda tinggal melakukan pengolahan tanah dengan cara mencangkul dengan kedalama tanah 30 cm. Pengolahan lahan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau.

  • Pembuatan Lubang

Untuk pembuatan lubang untuk budidaya tanaman pala anda bisa melakukan beberap langkah yaitu :

1. Membuat lobang persegi dengan ukuran 60 cm x 60 cm atau 100cm x 100cm dengan kedalaman 60 cm. Untuk kedalaman lubang akan kita buat menjadi dua laspisan. 30 cm paling atas kita angkat dan letakkan di bagian yang terkena sinar matahari pagi, semetara 30 cm berikutnya atau pada kedalaman 30 – 60 cm di angkat dan ditaruh di sisi lubang yang terkena sinar matahari siang dan sore. Biarkan selama 15 hari agar zat – zat serta gas beracun yang akan menggangu akar dapat menghilang.

2. Jarak antar lubang minimal 9m x 9m

3. Tanah sebaiknya dicampur dengan pupuk kandang untuk meningkatkan kualitas tanah.

  • Pembibitan :

Bibit terbaik untuk benih adalah tanaman pala yang telah mencapai umur 1-2 tahun. Tanaman tersebut masih bagus dengan cirri batang kuat dan daun rindang serta tidak ada bercak pada daun.

  • Penanaman :

- Angkat tanaman pala dari polybag

- Letakan tanaman pala pada lubang yang telah dipersiapkan serta tutup lubang tersebut secara perlahan

- Sirami tanah di sekitar tanaman pala yang kita tanam tadi

  • Perawatan budidaya tanaman pala :

Merawat tanaman pala sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membudidayakan tanaman lain. Anda harus memperhatikan pengairan dengan menyiraminya secara rutin 2 x sehari. Agar lebih mudah, anda bisa menggunakan system pangairan dengan pipa. 

Pemupukan juga perlu dilakukan dengan dengan menggunakan pupuk organic seperti kompos atau pupuk kandang serta pupuk buatan seperti KCL, TSP dan Urea. Adapaun pemupukan dengan pupuk anorganik dilakukan dengan dosis 10:11:12 atau tepatnya, setiap pohon gunakan 1 Kg Urea, 1,1 Kg TSP dan 1,2 Kg KCL. 

Selain perawatan diatas, penyiangan juga perlu dilakukan guna menghindari adanya tanaman penggangu. Agar anda dapat menambah penghasilan tambahan, lahan yang telah anda tanami tumbuhan pala, dapat anda tanam jenis tanaman lain dengan catatan tanaman sela tersebut tidak mengganggu tanaman pala serta umur tanaman pala sudah mencapai 4-5 tahun.

Untuk mempelajari secara detail bagaimana cara budidaya tanaman pala, terus kunjungi blog infobudidaya ini agar pengetahuan anda tentang pembudidayaan tanaman pala kian bertambah serta menghasilkan penen pala yang melimpah.
Baca juga artikel : Budidaya tanaman padi

Demikianlah artikel Cara Budidaya Tanaman pala. Semoga dapat bermanfaat untuk anda

Cara Budidaya Tanaman pala Rating: 4.5 Diposkan Oleh: wong ndesa

0 komentar :

Posting Komentar